Statistika itu perlu karena SAMPEL….

Hari ini kita akan bahas tentang pengambilan sampel (sampling). Emang buat apa sih sampling?
Kalo kalian punya uang yang gak terbatas,populasinya kecil, gak ada deadline waktu sih… cek aja semua populasinya (sensus istilahnya…) nah karena emang kondisi tadi emang susah banget di dapat, maka ya kita ambil sampel aja lah… tp yakin gak sampel yang diambil itu emang mewakili populasinya?? Nah lo… makanya utk menjawab pertanyaan itu saya akan bikin serial posting tentang metode sampling…
Image
Part 1
Kita udah tau kalo populasi itu adalah semua unsur dari kelompok yang ingin diamati. sedangkan sampel adalah himpunan bagian dari populasinya. Nah masalahnya sekarang adalah bagaimana cara kita ngambil sampel dari populasinya biar kesimpulan kita terhadap populasi jadi valid.Ilmunya adalah setiap sample yang ditarik dari populasi itu harus REPRESENTATIF.

Biar sampelnya representatif penarikan sampel itu harus perhatiin keadaan populasi, gak bisa asal comot aja. Mentang2 mau survey nya cepet, siapa aja yg ketemu langsung ditanyain… (haram hukumnya). Keadaan populasi yang dimakasud diatas adalah apakah ada kecenderungan populasinya itu ngelompokin diri atau malah nyebar acak aja. Keadaan lainnya adalah apakah kalian udah punya daftar seluruh populasinya atau malah gak tau sama sekali.

Secara garis besar sampling itu dibagai dua:

Pertama:

Image
Probability Sampling (sampling berpeluang): intinya sih, kalo kalian udah punya daftar seluruh populasinya kalian bisa melakukan penentuan sampel dari daftar yang kalian punya. Arti acak disini adalah setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Terus kesimpulan yang kalian dapatkan ‘SAH’ untuk digeneralisir ke populasinya. jenis-jenisnya antara lain simple random sampling (ambil acak aja…), stratified (pake tingkatan gitu deh… ex: kota, kec, kel dst), cluster (dikelompokin dulu yg baru diambil acak).

Kedua:

Image
Non probability Sampling (samping gak pake peluang): sama-sama acak, tapi kita gak punya daftar anggota populasinya. Jadi ya mau gimana lagi, terpaksa kita ambil sampel yang ketemu aja. Beberapa teknik samplingnya antara lain snowball (sampel berikutnya tanya dari sample sebelumnya), ketemu langsung tanya, yang cocok terus tanya (purposive), kuota dll.

Penjelasan masing-masing teknik sampling di part berikutnya yaaaah… 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s