Market Basket Analysis

3648337-collection-of-shopping-carts-full-of-shopping-bags-and-a-sale-label-concept-of-discount-vector

Saya sering berbelanja bersama dengan istri dan anak saya, pada saat berbelanja kebutuhan anak saya utamanya popok dan susu, saya sering menemukan berbagai promo yang cukup menarik terutama di mata istri saya. Beli popok merk ini dapatkan harga spesial untuk tisu basah, wew… itu mata istri saya seperti mengeluarkan sinar laser dan secepat kilat otaknya berhitung berapa yang harus dibayar jika saya membeli popok sekian dan tisu basah sekian. Padahal dia sangat benci matematika sejak lahir, namun kalau masalah uang belanja ini hitungan rumit setara aljabar matriks ini selesai dalam hitungan detik..haha…

Mari kita tinggalkan istri saya yang sedang sibuk berhitung kebutuhan popok. Hal yang ingin saya tunjukkan adalah bagaimana caranya pemilik toko membuat penjualan dengan sistem paket seperti itu, pengalaman saya sebagai shopper di warung kelontong dekat rumah sejak usia saya 7 tahun tidak sekalipun ada penawaran atau bundling barang seperti tadi, mungkin saat saya beli minyak goreng curah siapa tahu ada penawaran ikan asin setengah harga… who knows…

Akhirnya semua misteri tersebut terjawab setelah saya meranatau ke barat (baca jawa barat) untuk mencari kitab suci statistika. Ternyata si toko ini mencatat setiap transaksi yang dilakukan oleh pembelinya, jadi selain data belanjaan kalian ada di dalam struk belanjaan, data yang sama disimpan dalam sebuah database. Data inilah yang kemudian diolah dan dianalisa untuk menghasilkann sebuah strategi pemasaran yang sering kali terlihat seperti membaca pikiran terutama para ibu-ibu yang hobi belanja (kadang2 bapak2 juga.. :P).

Di dunia praktisi data, teknik ini di namakan market basket analysis, sesuai dengan barang untuk menaruh belanjaan=keranjang=basket (english). Kalau bahasa Indonesianya sih analisa keranjang belanjaan di pasar, analisa ini dapat menghasilkan informasi mengenai produk-produk yang sering dibeli secara bersamaan oleh pelanggan. Dengan informasi ini lah pemilik toko seakan-akan mampu untuk membaca kenginan orang bahkan bisa mengaarahkan orang-orang untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak ada di dalam daftar belanjaan mereka.

Thats the power of data, dengan menggunakan analisa yang benar kita dapat menemukan pola-pola yang tak terlihat dan menjadikannya sebagai senjata ampuh untuk meningkatkan bisnis kita.

Jika anda mendapatkan manfaat dr tulisan tersebut please share, untuk tulisan-tulisan saya yang lain dapat dilihat pada blog post di bawah ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s