Dapatkah analitik membantu dunia pendidikan?

Dilihat dari sudut pandang bisnis, dunia pendidikan bisa disebut salah satu sektor industri dimana terdapat input dan output yg selalu diukur apakah output yg dihasilkan sudah sesuai dengan kriteria passing grade. Analogi siswa sebagai produk dr sebuah pabrik yg dinamakan sekolah masih relevan walaupun tidak bisa dan tidak seharusnya disamakan for the sake of argument mari kita terima saja dulu.

Dalam proses memproduksi produk pabrik memperhatikan hal2 yg akan menaikkan kualitas dan juga yg menurunkan kualitas. Penyempurnaan proses ini lah yg membuat semakin lama produk yg dihasilkan semakin baik. Hal2 yg diukur ini dinamakan metrik atau measurment. Dengan menggunakan indikator dr metrik2 ini maka kita akan mempunyai visibility terhadap keadaan yg terjadi di pabrik.

Ok, lets back to school. Dunia pendidikan dimana sekolah menjadi ujung tombak dunia pendidikan selama ini mengumpulkan metrik2 seperti absensi, keaktifan, nilai ulangan, nilai tugas kelompok, tugas individu dan metrik2 lainnya. Sekolah dapat (harus) memanfaatkan data2 ini untuk menggerakkan kualitas lulusan dengan menerapkan langkah2 strategis lalu kemudian mengukur dan mengevaluasi metrik2 ini sampai tujuamnya tercapai.

Analitik selama berpuluh tahun telah membantu dunia manufaktur untuk meningkatkan kualitasnya.. saatnya dunia pendidikan mengadopsi analitik yg tidak hanya sekedar deskriptif namun juga predictive dan prescriptive. Untuk ini sepertinya saya perlu bekerja sama untuk membuat semacam quick win. Mampukah? Bisakah?

Advertisements

Cara Benar Membuka File CSV

Walaupun ini hal yang sangat dasar namun ternyata masih lumayan banyak orang yang menemui kesulitan dan mengalami kesusahan dalam membuka data yang ada dalam file csv. Baiklah mari simak penjelasan berikut.

Salah satu tipe file yang paling sering di temui dalam dunia analisa data adalah CSV atau (Comma Separated Value). Dengan ukuran file yang relatif kecil, terus fleksibilitas untuk dapat dibuka di hampir semua software baik dari yang simple seperti excel maupun software2 lain seperti hadoop environment (spark, impala dll) membuat banyak orang membagi file nya dalam format csv. Oh iya, satu lagi keunggulan csv file yakni format data yang tersimpan sesuai dengan format aslinya sehingga kita gak khawatir format file tiba-tiba berubah.

Dari yang saya amati, banyak orang yang biasa menggunakan excel langsung double klik di file csv nya… hasilnyaa… BERANTAKAN.

csv folder

Saat langsung double klik.. hasilnya begini nih… malahan ada yg langsung di alokasikan ke kolom.. masih untung formatnya lasngung bener.. tapi dari pengalaman saya lebih banyak gak benernya..

csv berantakan

Klo udah seperti ini saya sarankan tutup aja file nya dan JANGAN di SAVE. Bisa saja kita menggunakan Text To Column namun untuk kali ini kita buka dengan cara paling aman yg saya ketahui. Kalau ada cara lain yg belum disebutkan.. monggo di tambahkan di komentar :).

Ok Langkah pertama buka file excel kosong. Lalu klik menu DATA dan pilih From Text/CSV.buka menu data csv

Pilih file yang ada di folder masing-masing.

import CSV

Kalau pakai excel terbaru kayak saya, akan muncul seperti dibawah ini. Excel akan menganalisa struktur data dari 200 row teratas ( bisa di ubah jumlah row nya) lalu akan menentukan format data per masing-masing kolom.

import csv baru

Setelah klik LOAD hasilnya akan seperti berikut.

final import csv

Naah.. coba anda perhatikan format datanya sudah jauh lebih rapii.. text di format karakter.. angka di format number. Silahkan anda cek data anda lagi sebelum di olah lebih lanjut. Jika sudah rapih dan benar, data siap untuk diproses lebih lanjut. Semoga berguna 🙂