Basic Data Science Knowledge Part 2: Control Structure, Function dan Class

Dalam menuliskan code di python, adakalanya kita menghadapi perhitungan yg membutuhkan pengulangan. Nah sebagaimana di dalam bahasa pemrograman yg lain, di python juga ada cara melakukan looping untuk lebih mengefisienkan langkah kerja kita.

for i in range(20):
if i%3 == 0:
print i
if i%5 == 0:
print “Bingo!”
print “—“

Di python kita harus memperhatikan indentasi, jika indentasi kita tidak sesuai dengan format python maka proses looping tidak akan perjalan.

Function digunakan juga untuk mempermudah query yang kita buat. Jika kita mempunyai perhitungan yang cukup kompleks namun kita gunakan berulang-ulang maka ada baiknya kita menggunakan function untuk menyimpan perhitungan tadi.

>def kali(x,y):
z=x*y
return z

>kali(5,3)

15

Class

Jika kita membutuhkan sebuah environment yg terlepas dari environment default nya python. Maka salah satu cara untuk melakukan itu adalah dengan menggunakan class. Contoh penggunaan class adalah sebagai berikut

Contoh Class

class Product:
__vendor_message = “Ini adalah rahasia”
name = “”
price = “”
size = “”
unit = “”

def __init__(self, name):
print “Ini adalah constructor”
self.name = name
self.unit = “Gb”
self.size = 10

def get_vendor_message(self):
print self.__vendor_message

def set_price(self, price):
self.price = price

p = Product(“xtra combo”)
p.set_price(55000)

print “%s dengan ukuran %s %s harganya Rp. %d” % (p.name, p.size, p.unit, p.price)
# print p.__vendor_message

p.get_vendor_message()

p1 = Product(“xtra combo”)
p1.set_price(5000)

print “%s dengan ukuran %s %s harganya Rp. %d” % (p.name, p.size, p.unit, p.price)

Source for function: https://www.petanikode.com/tutorial/python

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Basic Data Science Knowledge: Python (Part 1)

Python saat ini menjadi tren bahasa yg paling banyak digunakan dalam dunia data science. Walaupun ada bagian-bagian yang masih belum bisa menggantikan R, namun integrasinya dengan ekosistem HADOOP ini lah yang membuatnya menjadi sangat terkenal. Well, tulisan ini hanya catatan pribadi sebagai pengingat dan contekan kalau-kalau lupa.

Saya menginstall python dengan sepaket dengan hanya mendownload anaconda, jadi ringkas di dalamnya ada spyder, jupyter dkk buat GUI nya. Secara personal saya lebih suka menggunakan Jupyter karena formatnya yang mirip dengan R-markdown style di R studio.

Untuk show datanya kita bisa menggunakan

>print (“Hello world”)

Untuk menambahkan komentar bisa menggunakan

> # Ini komentar

Komentar sering bgt saya pakai sebagai pengingat alasan saya menggunakan query tsb. Juga sangat berguna jika query saya digunakan oleh orang lain.

List

Di python sangat flexible kita bisa bikin array yang isinya campur-campur kayak gini.

> a=[99,”cahaya”,[“dilangit”,”eropa”]]

Untuk slicer dari list juga cukup mudah, kita bisa menggunakan index yg selalu dimulai dari 0.

>a[0] hasilnya adalah 99

Berikut contoh lain

>b=range(5)

[0, 1, 2, 3, 4]

>b.append(5)

[0, 1, 2, 3, 4, 5, 5]

>b.pop() #untuk mengetahui jumlah data

5

Dictionary atau Associative Array

Cirinya tidak menggunakan index namun menggunakan keys sehingga kita melakukan fungsi seperti lookup. Keys yg digunakan di dictionary ini sifatnya IMMUTABLE yang artinya tidak boleh diubah-ubah

d = {“duck”: “eend”, “water”: “water”}
d

{'duck': 'eend', 'water': 'water'}

Cara lookupnya

d[“duck”]

‘eend’

Tuple

Hal lain yg perlu dikenal di python adalah tuple. Ciri-cirinya adalah menggunakan kurung ( ) untuk membentuk tuple. Sifat dari tuple juga IMMUTABLE  artinya isinya tidak bisa diubah-ubah.

nama =(‘rahmat’, ‘hid’)
nama

('rahmat', 'hid')

Jika ubah isi tuple nya, maka hasilnya adalah ERROR.

nama[0]=’coding’

Error bla bla xxxx– karena tuple tidak support item assignment

Tuple bisa berisi value, list ,dictionary, object, dan lain-lain.

Variable

variable juga jenis wadah untuk menyimpan value, di python kita tidak perlu melakukan DECLARE variable. Kita bisa langsung membuat variable dan mengisinya dengan value yg kita inginkan. Perbedaannya variable isinya bisa dirubah-rubah.

Pada dasarnya semua hal adalah variable baik itu class, modul maupun fungsi.

var=”isi dengan nilai”
var

'isi dengan nilai'

Kayaknya ini dulu saja untuk yg basic, lagi-lagi tulisan ini buat pengingat saja. Cara paling efektif adalah coba langsung ya guys.