Kotak ajaib bernama SPSS

Mas datanya mau diolah pake analisa apa? Pake spss aja mas… #zzz buat anak kuliahan yang sedang mengolah data skripsi nya..  Software yang satu ini memang paling ngetop dan sakti banget. Tinggal klak klik dikit trus run aja udah keluar outputnya…  Canggih banget..  Terus langsung pake langkah sakti ambil alpha 5% atau tinggal liat aja bintang2 nya… Analisanya pokoknya ikut skripsi yang lama aja… 

Pola ini adalah pola yg paling sering saya lihat saat ada klien baru atau teman yg minta bantuan utk menganalisis datanya. Seakan2 sebuah software dapat menjadi kotak ajaib yang mengerti kemauan sang mahasiswa. Jebakan inilah yg nantinya akan membuat skripsi anda beranak pinak di dalam folder komputer anda.  Mungkin namanya agak beda2 tapi yg paling umum skripsi_print.doc skripsi_revisi.doc skripsi_printlagi.doc atau skripsi_print_cbdl_mdh2n_diterima.doc.. Hehe

Maksud saya,  lebih baik anda coba sedikit membaca tulisan tentang how to nya menggunakan software tertentu bukan cm SPSS,  baca help nya,  yg paling penting baca dan pelajari buku basic statistik nya. Klo mau cepat ya cari orang yg ngerti. Trust me,  dari pada dengerin dosen ngomel krn kita ngasal mending belajar dikit..  Palingan revisi sekali dah sidang. Salam lulus cepat! 

Advertisements

Analisa data serahkan (belajar) pada ahlinya

find-mentor-moltz-open-forum-432

Bagi kalian yang menyusun tugas akhir dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, maka tahap yang paling melelahkan adalah pemilihan metode penelitian dan tahap pengolahan data. Mengapa kedua tahap ini adalah tahap paling melelahkan dan paling memakan waktu? Jawaban yang paling sering saya temui adalah karena sang peneliti tidak familiar dengan istilah-istilah dan pendekatan kuantitatif/statistika.

Mereka yang merupakan lulusan statistika saja masih banyak yang kesusahaan dengan istilah-istilah statistika dan masih harus merujuk pada literatur-literatur yang ada. Namun demikian, bagaikan sebuah peta, untuk anda yang bukan dari jurusan statistika anda seakan masuk ke daerah yang sangat asing dan peta yang anda pegang adalah peta buta. Anda juga tidak pernah tahu bagaimana membaca peta. Lengkap sudah!

Oleh karena itu anda membutuhkan bantuan dari orang-orang yang sudah ahli dalam hal pengolahan data, sehingga anda mendapatkan bantuan untuk memilih peta yang sesuai dan mengajarkan anda bagaimana anda membaca peta. Saya rasa akan sangat masuk akal anda menghemat berbulan-bulan hanya untuk mempelajari satu analisis yang hanya dalam waktu 2-3 hari dapat anda kuasai dengan bimbingan mentor yang tepat.

Find your mentor here!

Skripsi Success Story 1: Survey Pelayanan Rumah Sakit 27 June 2016

istock_help

Ini adalah pengalaman awal saya mendampingi klien dalam pengolahan data untuk tugas akhir aka skripsi. Judul yang dia berikan ke saya adalah tentang survey kepuasan sebuah RS di Bogor. Untunglah saat itu survey belum dilaksanakan sehingga saya tidak bisa menyulap design survey saya menjadi cocok-cocokan dengan apa yang telah dia lakukan 😛 (untuk design survey ini bisa lihat tulisan saya di link Alat Penelitian (Research)-Non Probability Sampling Cont’d)

Metode yang saya gunakan adalah mendengar karena sejatinya statistician bukanlah orang yang tahu segalanya. Seperti halnya dokter yang melakukan diagnosa pasien.. Yeah more or less. Setelah melalui sesi konsultasi selama hampir setengah jam, saya mengajukan design survey yang mencakup metode survey, sample frame, perkiraan jumlah responden dan perkiraan analisisnya. Singkat cerita saya menjadi konsultan untuk project ini kira-kira satu buan sampai draft final siap maju untuk sidang skripsi :). We still  a good friends till now :).

Salah satu peran konsultan adalah memberikan gambaran lengkap dari sebuah riset/penelitian dari rencana riset, data yang akan dikumpulkan dan gambaran hasil yang akan didapatkan dari riset. Ingin tahu lebih banyak tentang pengolahan data untuk tugas akhir (skripsi, thesis dan disertasi)? Leave comment below 🙂

Tiger Need Crab, Shark Need Plankton, Everything Connected

Image

Sepulang kerja sambil menemani bimbim bermain, saya coba menyalakan TV yang finally tayangannya baru bisa dilihat (it’s need 2 days to activate it.. phew..) well setelah browsing lama akhirnya saya tertarik dengan sebuah tayangan di channel BBC science. Seorang presenter yang kayaknya juga seorang marine biologist sedang berada di sebuah hutan bakau di India, dia sedang mengatakan bahwa seperempat dari populasi harimau bengal ada disitu dan ekosistem nya sangat sehat. Nah disinilah penjelasannya mulai menarik, kunci dari keseimbangan ekosistem tersebut adalah sehatnya hutan mangrove yang ada sepanjang muara sungai. Anatomi pohon mangrove memang unik, karena tempat tumbuhnya adalah lumpur yang mengandung sedikit oksigen, maka akar mangrove mencuat di tanah untuk mengambil oksigen dari udara. Namun jika hanya mengandalkan akar napas yang dipunyai mangrove, maka tingkat kesuburan tanaman mangrove tidak akan sehebat sekarang. Adanya kepiting biola (violin crabs) yang membuat lubang didalam lumpur dan menyimpan bakteri yang membusukkan daun membuat mangrove mendapatkan supply oksigen dan nutrisi lebih banyak, bayangka berjuta juta kepiting membuat lubang yang dimana satu lubang mempunyai 300 terowongan, terciptalah mega tunnel yang mengagumkan. Kita berpindah ke kedalaman lautan dimana karang-karang indah dan berbagai macam biota laut hidup dari yang berukuran mikroskopis sampai ke ukuran raksasa. Kehidupan yang begitu kaya ini tentu membutuhkan supply nutrisi yang besar, ternyata supply nutri berupa mineral-mineral penting bukanlah berasal dari tempat dimana karang itu tumbuh tapi nun jauh dikedalaman ratusan meter bertumpuk endapan makhluk laut yang telah mati. Dengan kekuatan arus laut yang dahsyat bagian dasar laut yang mengandung mineral terbawa ke bagian atas permukaan laut. Disitulah fitoplankton dan zooplankton berkumpul untuk menikmati matahari hangat. Saat hadirnya makhluk kecil ini mengundang ikan-ikan dan hewan lain datang berkumpul untuk memanen plankton yang kaya nutrisi.

Begitulah alam terhubung satu sama lain dalam sebuah hubungan yang indah dan kompleks, perubahan yang ekstrim di satu sisi akan merubah jumlah sisi yang lain dengan cara yang ekstrim juga. Berubahnya jumlah plankton yang berjumlah tak terkira itu bukan hanya merubah jumlah makanan untuk makhluk laut tapi lebih jauh lagi akan merubah cuaca disuatu daerah nun jauh disana.

Semua hal itu berhubungan, tidak ada yang berdiri sendiri dan independen. Begitu juga dengan variable-variabel yang ada di dalam model statistika. Kita selalu berusaha untuk mendapatkan variable-variabel yang signifikan dan kadang-kadang kita menemukan satu atau dua variabel yang sangat berpengaruh terhadap variabel lain. Tapi bisa juga variabel itu hanya secara bersama-sama mempengaruhi respon dan ada juga yang cukup diwakili sama variabel lain. Satu yang paling penting, tidak ada variabel yang sama sekali tidak berguna, yang membedakan hanya besar atau kecil pengaruhnya saja.

Finally, semua hal itu saling berhubungan saling melengkapi, saling memenuhi tidak ada yang bisa berdiri sendiri. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan, ada sebab ada akibat. Jika pun anda belum melihat sebab nya, itu karena anda belum melihatnya saja. 🙂