Saatnya move on dari excel ke BI

Ms excel telah menjad favorit hampir semua orang dalam hal pengolahan data. Hal ini disebabkan oleh mudahnya pengoperasian excel dibandingkan software lain. Namun semakin lama proses pengolahan data menjadi semakin kompleks  dan perhitungan yang dilakukan yg tadinya hanya melibatkan puluhan ribu baris berkembang menjadi jutaan baris. laporan /report yang tadinya hanya beberapa sheet berubah menjadi ratusan sheet. Sumber data yang tadinya hanya berupa csv berubah menjadi koneksi ke database dengan puluhan jenis konektor.

Saya sendiri mengalami perubahan ini dan mau tidak mau untuk beberapa pekerjaan saya harus beralih ke software yg lebih mumpuni. Jenis pekerjaan saya yang melibatkan jutaan row dan perhitungan yang cukup kompleks membuat excel menyerah dengan pesan “Not Responding” anda cukup beruntung jika sudah save, namun wassalam jika belum sempat save.

Beberapa alasan saya move on dari excel adalah sebagai berikut:

Memakan waktu yang lama

Apakah anda pernah melakukan vlookup ratusan ribu versus ratusan ribu row?? Nah coba aja deh, ntar juga tahu bagaimana lemotnya komputer anda, dengan standar ram 8gb dan core i5 saja  sudah cukup membuat komputer anda tersiksa. Belum lagi jika kolom-kolom anda terhubung dengan kolom yang lain. Ya sudah mending seduh teh dulu.

Excel tidak didesain untuk data discovery

Jika anda diberikan data yg sama sekali baru maka tahap yang perlu anda lakukan adalah DATA DISCOVERY. Buat summary table, buat scatter plot, buat bar chart dan lain2. Jika anda punya ratusa kolom maka sheet excel anda dipenuhi dengan ratusan chart.. wwidiiiih. Tentu saja ini jika anda belum ditambah anda punya puluhan excel sheet yg jumlahnya banyak dan anda perlu satukan semua file tsb.

Error perhitungan

Sudah banyak kasus dimana kesalahan dalam melakukan kalkulasi sehingga membuat perusahaan rugi milyaran. Anda tinggal googling saja jenis kesalahan dari excel dan anda akan melihat bagaimana kesalahan kecil perhitungan dapat membuat anda kaget dibuatnya.

Sharing report

Apakah report yang anda buat akan dibagikan keatas anda atau hanya anda pakai sendiri? Bentuk report anda masih ppt? Saya sangat mengerti betapa setiap bulan anda perlu merefresh dengan tekni copy paste. ya kan? Dengan BI tools anda tinggal set waktu untuk refresh data sesuai keinginan anda.

Mau tau lebih banyak tentang BI? Drop a comment or question below.

 

 

 

Advertisements

Visualisasi Data Terbaik-Intro

Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin canggih perkembangan teknologi membuat hidup menjadi lebih mudah. Tidak ketinggalan dengan teknologi visualisasi data… beberapa tahun yg lalu kita masih menggunakan excel utk mengolah data dan membuat grafik lalu menampilkannya lewat power point. Grafik yg ditampilkan adalah statis artinya hanya menampilkan satu part dr grafik, utk melihat bagian lain dr grafik kita harus merubah manual filter datanya. Hufhh.

Bar Chart-Sales-Segment

Menurut saya interaksi terbaik dg data adalah dengan menggunakan dynamic graph… dg merubah satu dimensi kita bisa melihat perubahan grafiknya.. hal ini sangat membantu kita utk memahami data dan mendapatkan informasi yg dibutuhkan dalam waktu yg singkat. Gabungkan seluruh grafik yang kita buat untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif.

Dashboard-Bar-Draft 1

Sering kali kita memiliki 3 atau empat grafik yg ingin kita lihat sekaligus dan kita ingin filter salah satu dimensi lalu melihat perubahan dr 4 grafik tsb akibat perubahan filter yg kita lakukan.

Dashboard With Filter

Contohnya disini saya tambahkan state sebagai filter, jika anda perhatikan saya menambahkan sedikit shading pada header dashboard. Nah kita sudah bisa mulai main nih dengan data yg kita miliki. Saya membuat dashboard seperti diatas kurang dari 5 menit!! Yang mau belajar bareng boleh tinggalkan email atau nomor kontak dikolom komentar. Saya terbuka untuk diundang ke kantor atau kampus anda untuk sharing topik terkait statistics, data visualization, machine learning. Pokoknya semua yg terkait DATA. Salam.

 

 

Fun Fact Factory

Sebagai seorang quant (orang yg bekerja denhan angka) kerjaan rutin saya adalah membuat sebuah analisa,  laporan,  dashboard  insight..  Dan teman sepermainannya. Intinya menghasilkan informasi bagi para pengambil keputusan aka decission maker. Well… Intinya mereka bertanya.. Terserah Kamilah bagaimanalah caranya menjawab, yang pasti adalah DEADline nya… Setelah tak terhitung request informasi yg masuk saya melihat beberapa pola yg muncul dr para bos ini. Mereka sangat suka data…  Tapiii tidak semua pertanyaan yg disampaikan berguna utk bisnis. Cuma pengen tahu saja kira2. Jadilah tim report ini menjadi pabrik permen informasi, enak dilidah tapi gak mengenyangkan. 

Dari sekian banyak informasi yang diminta (seringkali berulang)  selalu ada informasi2 yang cukup berharga… Informasi ini jika sampai ditangan yang tepat maka akan menjadi senjata ampuh untuk memajukan bisnis. Rekan2 programmer saya sih udah gak akan sempat mikirin yanag kayak gini, jadilah ex data analis yang jadi project manager ini menjadi pengumpul remah2 ini. Hal yg ditanyakan berulang dibuatkan otomasinya…  Kirim via email..  Schedule kan! Cara yang lain adalah bikinin dashboardnya…  Modal dikit belilah semacam tableau, datazen atau bikin sendiri pake goohle chart klo mau gratisan. Percaya deh…  Anda akan membuat atasan anda senyum2 sendiri dan anda masih ounya waktu buat sekedar baca2 buku yg mungkin udah dari setahun lalu gak tersentuh.